Cilacap, 5 September 2026 – KB-RA-TPA Masyithoh Mertasinga, Cilacap menyelenggarakan kegiatan seminar parenting dengan tema “Peran Orangtua dalam Menanamkan Karakter Mulia Sejak Usia Dini”. Kegiatan ini terlaksana atas undangan Ibu Kepala Sekolah, Maryani, M.Pd., dengan menghadirkan Handayani Suminar Indrati, S.Pd. sebagai narasumber.
Kegiatan yang diikuti oleh murid, orang tua, dan para guru ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat sinergi antara keluarga dan lembaga pendidikan dalam mendampingi tumbuh kembang anak sekaligus membentuk generasi yang memiliki karakter dan akhlak mulia.
Dalam pemaparannya, narasumber mengajak para peserta untuk memahami karakteristik Generasi Alfa, yaitu generasi yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang sangat cepat. Kondisi tersebut menghadirkan berbagai tantangan bagi orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, diperlukan pola pengasuhan yang tepat, penuh kasih sayang, serta berlandaskan nilai-nilai Islam.

Peserta juga diajak memahami implementasi sifat Hayin (lembut) dan Layin (halus dalam bertutur dan bersikap) dalam pengasuhan sehari-hari. Orang tua diharapkan mampu menjadi teladan bagi anak dengan menghadirkan suasana keluarga yang nyaman, penuh cinta, serta mendukung tumbuhnya karakter positif dalam diri anak.
Selain itu, dibahas pula pentingnya menerapkan prinsip Sahal (memudahkan) dan Qarib (dekat dengan anak) dalam kehidupan sehari-hari. Kedekatan emosional antara orang tua dan anak menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan, komunikasi yang baik, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak usia dini.
Melalui materi “Strategi Praktis Parenting Gen Alfa Berbasis Nilai Islam”, para peserta mendapatkan berbagai langkah nyata dalam mendampingi anak di era digital. Pengasuhan yang tepat diharapkan mampu membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman, tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman yang menjadi landasan kehidupannya.

Seminar parenting ini juga menjadi momentum untuk menguatkan kembali peran keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak. Pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga dibentuk melalui keteladanan, pembiasaan, komunikasi, dan kasih sayang yang diberikan orang tua setiap hari.
Sebagaimana penggalan syair “Senandung Cinta – Izzatul Isla” yang dibacakan dalam kegiatan ini:
Melintasi Sang Waktu
Beriring Bersamamu
Suka Duka Berjuang Denganmu
Sabarlah Permataku
Oo Permata Bisikanlah Cinta
Senandungkan Bahagia Di Jiwa
Genggam Asa Tuk Meraih Cita
Generasi Dirindu Ilahi
Semoga kegiatan ini memberikan inspirasi dan bekal bagi para orang tua dan guru dalam menjalankan amanah mendidik generasi penerus. Setiap ikhtiar dalam mendampingi anak dengan ilmu, keteladanan, kesabaran, dan kasih sayang semoga menjadi amal kebaikan yang menghadirkan generasi saleh, cerdas, berkarakter mulia, dan menjadi kebanggaan umat.
